Minggu, 29 Desember 2013

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2013

BEBASKAN NEGERI DARI NARKOBA DAN GALAKKAN PERLAWANAN TERHADAP NARKOBA UNTUK INDONESIA BERSINAR 2015

Aksi Solidaritas dan Refleksi Akhir Tahun di Jln. Pemuda Klaten


Membumikan semangat dalam memerangi NARKOBA, merupakan sebuah panggilan untuk menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa dari Jeratan NARKOBA.

Kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.  Tentu saja hal ini membuat para orang tua, mahasiswa dan pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu merajalela. Upaya pemberantasan narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindari narkoba dari kalangan remaja maupun mahasiswa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Terlebih lagi dari kalangan rakyat jelata sampai  kalangan cicit mantan presiden RI pun tak luput dari jerat narkoba ungkap Dedy Santoso, selaku Ketua UKM GRANAT DPR UNWIDHA Klaten periode 2013.

Seiring dengan semakin merebaknya peredaran narkotika di berbagai kalangan dan seluruh aspek kehidupan yang akan sangat membahayakan kelangsungan kehidupan bangsa ditengah himpitan krisis multidimensional ini, kita hanya bisa melakukan usaha dengan semaksimal mungkin, maka dengan itu, kami dari GRANAT (gerakan nasional anti narkotika) menyelenggarakan sebuah aksi yang bersifat sosialisasi untuk khalayak umum dalam rangka memaksimalkan pencegahan dan mengurangi predaran serta penyalahgunaan narkoba dilingkungan masyarakat. Yaitu Refleksi Akhir Tahun mengusung tema ” Sadar dan Waspada Bahaya Penyalahgunaan Narkoba untuk Menyongsong Klaten yang BERSINAR (bersih narkoba) 2015” sebagai langkah kongkrit kami dalam memerangi keganasan narkotika di negeri ini, terkhusus di Kabupaten Klaten.

Sekitar lebih dar 30 pejuang yang tergabung dalam GRANAT Univ. Widya Dharma Klaten bersama-sama dalam mensukseskan aksi 29 DESEMBER 2013 ini. Memakai seragam kebangaan hitam-hitam, para peserta mengikuti beberapa rangkaian kegiatan aksi. Dimulai dengan Stay di Car free Day pukul 07.00 WIB dan membagikan brousur tentang bahaya narkoba, sticker dll. Kemudian dilanjutkan dengan aksi bagi-bagi sticker dan bunga di Perlimaan Matahari Klaten  sekaligus memberikan orasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan penyalahgunaannya kepada para pengendara sepeda motor dan mobil, diharapkan dengan adanya aksi Refleksi Akhir Tahun 2013 dan akan bergantinya menjadi tahun 2014 ini, maka bangsa dan terkhusus kab. Klaten dapat terbebas dari bahaya narkoba. Apalagi pada akhir-akhir ini tidak hanya masyarakat umum saja yang menjadi korban, namun artis, pablik figur bahkan pejabat Pemerintahan baik itu sekelas Kabupaten maupun Nasional pun bisa saja kepincut  merasakan narkoba. Nah, bukan hal yang mudah lagi sekarang berani memerangi Narkoba, perlu adanya peran serta Masyarakat umum tidak hanya Polisi, Pemerintah atau LSM. Tetapi semua lapisan masayarkat agar Indonesia dapat BERSINAR (BERSIH NARKOBA) pada tahun 2015. Amin. 


SAY NO TO DRUGS AND FIGHT AGAINST DRUGS!!!


Read more

Kamis, 24 Oktober 2013

Launcing Aplikasi Android "X GRANAT"




Sesuai dengan berita postingan kami di "http://granatunwidha.blogspot.com/2013/08/aplikasi-anti-penyalahgunaan-narkoba-x.html" maka secara resmi, Sang Programer pembuat yaitu Simpatisan UKM GRANAT DPR UNWIDHA Klaten ( Iswanto,S.Kom ) aplikasi 'X GRANAT' me'launcing aplikasi yang memiliki menfaat guna memberikan pengetahuan dan media penyuluhan terhadap penyalahgunaan Narkoba. Dengan adanya aplikasi ini, semua orang bisa memberikan pengetahuan dan berbagi ilmu pengetahuan mengenai :
1. Narkoba dan Dampaknya
2. Sanksi Hukum dari Penyalahgunaan Narkoba
3. Pengaruh Narkoba terhadap Penyakit HIV/AIDS.


Silahkan di Unduh secara GRATIS di link dibawah ini :

DOWNLOAD 'X GRANAT'


Biografi Programmer 'X GRANAT'


Nama Lengkap          :  Iswanto, S.Kom

Tempat Lahir              :  Boyolali

Tanggal Lahir             :  03 Juli 1991

Alamat                        :  Karangtalun, Gubug, Cepogo, Boyolali

Hobi                            :  Traveling, Browsing, Nge-Band
Facebook                    :  https://www.facebook.com/occto



Riwayat Pendidikan :
1.      SD Negeri Karangtalun 1 
2.      SMP Negeri 1 Cepogo
3.      SMK Ganesatama Boyolali 
4.     Universitas Semarang

Read more

Ayo Ikut Organisasi Mahasiswa..!!


Banyak yang menyarankan, jika nanti kuliah, jangan lupa untuk ikut berorganisasi. Kata banyak orang, IPK hanya mengantarkan kita pada meja wawancara, tetapi nanti yang mengantarkan kita ke meja direktur, ya, pengalaman dalam berinteraksi dengan orang. Memang, pendapat seperti ini tidaklah salah, malah bisa dikatakan benar. Bahkan, banyak juga pengalaman yang menyatakan kebenaran tersebut, salah satunya yang dialami teman-teman pengurus BEM UNWIDHA 2011.

Salah satu “penyakit” yang melekat pada kebanyakan mahasiswa  adalah sikap apatis (tidak peduli) mereka terhadap pentingnya berorganisasi. Di samping itu, sikap acuh tak acuh mahasiswa  terhadap berbagai isu yang berkembang, baik yang muncul di dalam kampus maupun lingkungan sosial yang lebih luas, merupakan sebuah krisis yang jika tidak dibasmi bakal menjadi budaya yang akan semakin menguat dari tahun ke tahun.


Pada beberapa mahasiswa , virus apatisme yang mengidap mereka bisa diamati dari tampak jelasnya sikap masa bodoh terhadap kegiatan-kegiatan positif, seperti ikut aktif dalam forum diskusi, menjadi pengurus ORMAWA (ORGANISASI MAHASISWA), atau ikut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi. Kegiatan para mahasiswa yang apatis terhadap aktivitas-aktivitas positif seperti ini pada hari-hari kuliah biasanya hanya “ku-pu-ku-pu” (kuliah-pulang-kuliah-pulang). Tidak ada inisiatif untuk aktif dalam kegiatan pengembangan diri melalui keterlibatan dalam organisasi tertentu yang sesuai dengan minat dan bakat.

Kendati demikian, masih beredar sebuah asumsi keliru yang menyebabkan banyak mahasiswa enggan berkecimpung dalam dunia organisasi. Menurut beberapa mahasiswa, durasi kuliah idealnya adalah empat tahun. Mahasiswa yang lulus di atas empat tahun masa kuliah, disimpulkan sebagai mahasiswa yang telat lulus. Menurut beberapa mahasiswa yang menganut durasi ideal seperti ini, salah satu penyebab lamanya seorang mahasiswa telat lulus adalah karena aktif berorganisasi sehingga fokus utamanya bukan pada upaya menyelesaikan kuliah semata. Inti dari asumsi keliru ini, mahasiswa yang aktif berorganisasi tidak akan bisa lulus kuliah dalam waktu yang cepat.

Asumsi ini mudah sekali terbantahkan. Beberapa mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi justru dapat menyelesaikan kuliahnya dalam waktu yang cepat, sesuai targetnya. Justru beberapa mahasiswa yang apatis terhadap kuliah dalam waktu yang cepat, sudah punya kecakapan yang memadai untuk siap terjun dalam lingkungan sosial sebagai bentuk pengabdian mahasiswa. Artinya, walaupun tidak lulus cepat, setidaknya mahasiswa yang aktif dan serius berorganisasi punya kesiapan yang lebih baik dari mereka yang kegiatannya hanya kuliah-pulang-kuliah-pulang.

Nah, sekarang, yang menjadi duduk persoalan adalah bagaimana budaya kita dalam mengatur organisasi mahasiswa tersebut ketika sudah kuliah dan bergabung dalam sebuah organisasi. Banyak yang akan kita rasakan, mulai dari hal yang biasa sampai yang luar biasa.

Dalam kehidupannya, para mahasiswa aktivis kampus akan dihadapkan dengan banyak kegiatan dalam proses manajemen, dari planning, organizing, budgeting, controlling, hingga evaluating. Dari sekian proses tersebut, para mahasiswa pun pasti akan dihadapkan kepada proses membuat anggaran. Jangan bayangkan membuat anggaran mahasiswa akan serumit dan sekonfrontatif pembuatan anggaran di ruang badan anggaran DPR RI, sebuah ruang keramat bagi kelangsungan hidup bangsa. Dijamin mahasiswa tidak akan dibuat terlalu pusing dan serumit itu, karena semangatnya kan untuk belajar. Walau belajar, tapi pastinya tetap harus menjaga nilai-nilai moral.

Kepada seluruh Mahasiswa UNWIDHA, Ayo segera daftarkan diri kalian untuk menjadi bagian organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang ada di kampus UNWIDHA. Dijamin nggak nyesel deh kalo kalian ikut..
Buruan bergabung dengan mereka!!

Oleh : Saifudin Zuhri ( GRANAT )
Read more

Jumat, 11 Oktober 2013

Profil UKM GRANAT DPR UNWIDHA Klaten Tahun 2013


Berikut ini adalah video editorial dan profil kami periode jabatan tahun 2013.


Read more

Kamis, 15 Agustus 2013

Brosur Sosialisasi P4GN

Untuk mempermudah para aktivis dan relawan anti penyalahgunaan NARKOBA dalam bersosialisasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap NARKOBA ( P4GN ), maka kami UKM GRANAT DPR UNWIDHA Klaten, memberikan materi berupa Desain Brosur yang dapat dicetak kemudian dapat dijadikan media untuk membantu dalam bersosialisasi Anti Penyalahgunaan Narkoba.

Screenshoot untuk brosur tersebut adalah sebagai berikut :

Halaman Cover dan Halaman Terakhir


 
Halaman Tengah dan Dalam




Untuk mendownload file mentahnya silahkan di klik di sini :  DOWNLOAD


Read more

Minggu, 04 Agustus 2013

Aplikasi Anti Penyalahgunaan Narkoba "X-GRANAT"

Segera di launcing, aplikasi mengenai Anti Penyalahgunaan Narkoba untuk handphone dengan sistem operasi ANDROID. Di harapkan dengan aplikasi ini akan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat umum mengenai Bahaya Narkoba, Dampak Yang Ditimbulkan Akibat Penyalahgunaan Narkoba, Sanksi Hukum ketika melakukan pelanggaran yang berkaitan dengan Narkoba. Selain Narkoba juga di ulas menganai HIV/AIDS yang disebabkan oleh pemakaian Narkoba.

Screenshot aplikasi X-GRANAT seperti gambar dibawah ini :
Sumber gambar : http://ringinsa.blogspot.com/


Dalam aplikasi ini juga dilengkapi dengan hukuman berdasarkan Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Cara penggunaannya cukup ketik nama kasus pada kolom yang telah disediakan, misalnya : "Pengedar, Pengguna, Bandar, Dll", setelah itu aplikasi ini akan menunjukkan Ancaman pasal beserta hukumannya.


Nama aplikasi ini adalah "X-GRANAT" hasil karya Simpatisan UKM GRANAT DPR UNWIDHA Klaten dari Universitas Semarang ( USM ).

Aplikasi ini masih dalam taraf pengembangan dan update informasi, aplikasi ini belum di upload di situs manapun jadi yang ingin tahu lebih jelas, silahkan hubungi via facebook sang creator :



Read more

Sabtu, 27 Juli 2013

Kabar.Gembira, Racun Lebah Mampu Bunuh HIV.


WASHINGTON, KOMPAS.com — Ilmuwan dari Washington University di St Louis membuktikan bahwa racun lebah mampu menghancurkan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini membuka peluang dan harapan baru pencegahan sekaligus penyembuhan HIV/AIDS.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Antiviral Therapy. Penelitian menguraikan betapa penggunaan racun lebah bernama melittin dan partikel nano sebagai pembawa ke dalam darah mampu membunuh virus yang jadi musuh besar manusia ini.

"Kami menyerang berdasarkan karakter fisik virus HIV. Secara teoretis, tak ada cara bagi virus untuk beradaptasi. Virus harus memiliki lapisan pelindung, dua membran yang melindungi virus," papar Joshua L Hood, ilmuwan yang terlibat dalam riset ini.

Melittin memiliki cara kerja khusus dalam menyerang HIV. "Melittin pada partikel nano berfusi dengan lapisan luar virus. Melittin membentuk pori kecil, menghancurkan lapisan pelindung, dan menelanjangi virus," kata Hood seperti dikutip Spectrum IEEE, Rabu (6/3/2013).

Melittin dan partikel nano ini bekerja spesifik pada HIV. Jadi, tidak merugikan sel tubuh manusia sendiri. Hood melengkapi partikel nano dengan protective bumpers, ruang pada permukaan partikel nano. Sel manusia takkan pas dengan protective bumpers ini.

Dengan penggunaan racun lebah dan partikel nano, HIV bisa dihilangkan dari tubuh manusia. Ini berbeda dengan perawatan anti-retroviral yang hanya mencegah reproduksi HIV. Dengan kata lain, racun lebah dan partikel nano membuat orang dengan HIV/AIDS bisa sembuh.

Ke depan, racun lebah diharapkan bisa digunakan sebagai salah satu komposisi gel vagina untuk mencegah infeksi HIV. Racun lebah juga bisa disuntikkan lewat pembuluh darah balik manusia, yang membuat orang dengan HIV/AIDS bisa sembuh total.

Sumber : Kompas [dot] com
Read more